MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 12 November 2017 - 01:35:10 WIB

Telah Berdiri Asosiasi Wisata Goa Indonesia atau ASTAGA pada 8 Juni 2017

Kategori: Caving Diposting oleh : Nove Nobita - Dibaca: 798 kali



Purworejo, MapalaPTM.com (12/11) -Asosiasi Wisata Goa Indonesia atau ASTAGA, adalah sebuah asosiasi yang menaungi wisata goa, baik dari provider, pemandu, maupun instansi atau orang atau badan atau pemilik lahan yang berdiri pada tanggal 8 Juni 2017 di Jakarta.
 
Keindahan alam Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi, ada banyak tempat wisata yang mampu setiap mata yang memandangnya berdecak kagum termasuk goa. 
 
Ada banyak objek wisata goa di Indonesia yang sangat mempesona dan bisa menjadi pilihan alternatif yang tepat untuk dikunjungi.
 
Yudha Wira Pratama Pribadi selaku Sekretaris Umum ASTAGA mengatakan, "Perkembangan goa sekarang yang di jadikan wisata sudah semakin semarak dan animo masyarakat yang semakin membludak maka dari itu dibentuklah asosiasi ini yang kedepannya dapat menangani wisata goa secara khusus dan profesional".
 
"Dan sebelum adanya ASTAGA ini kami sudah mensertifikasi dan memberikan pelatihan menyangkut pelatihan bidang kegoaan", ujarnya lagi.
 
Awal berdirinya ASTAGA yakni dari obrolan beberapa orang yang memang selama ini aktif di dunia speleology Indonesia, salah satunya adalah Cahyo Alkantana yang sekarang menjadi Ketua ASTAGA. Selain itu juga ada Yudha Wira Pratama Pribadi,  Ferry Saputra, Dudi Abdul Cholik, Kristanto, Muhammad Agus dan Dave Mareli Hutabarat.
 
"Disepakati untuk membentuk ASTAGA ini berawal dari obrolan santai di teras Jomblang Resort akhirnya pada pertemuan di Cilandak, yang memang secara profesional akan menangani wisata goa di Indonesia, baik dari pembinaan dan pengembangan pemandu goa , sampai ke pada provider dan pemilik lokasi lahan", ujar Yudha Wira Pratama Pribadi lagi.
 
ASTAGA sendiri juga menjadi konsultan untuk pengembangan daya tarik wisata yang berkaitan dengan goa, tentu hal ini mendorong pariwisata yang dikelola dengan prinsip berkelanjutan dalam pengembangannya.
 
"Untuk saat ini kami masih secara bertahap untuk pembinaan SDM dari ke pemanduan goa terlebih dahulu, karena ketika para pemandu sudah dikembangkan SDMnya, maka pengelolaan goa secara profesional dan berkelanjutan akan semakin mudah untuk direalisasikan", ungkap Yudha Wira Pratama Pribadi.
 
"Kita sudah melakukan sertifikasi dengan total 200 asesi, di Jomblang dan Tuban. Kita juga sedang dalam tahap konsultasi awal untuk beberapa wilayah yang memiliki goa salah satunya wilayah Bogor dan Pangandaran", ujarnya lagi.
 
 
Dengan menjalin komunikasi secara bertahap dengan orang- orang dari berbagai pengelola goa wisata yang menjadikan goanya sebagai massive tourism. Kedepannya ASTAGA ini berharap dapat mendorong industri pariwisata goa yang bisa menjadi mesin penggerak ekonomi masyarakat sekitar yang selaras dengan penyelamatan lingkungan.
 
ASTAGA sendiri berpendapat bahwa cara yang terbaik untuk melindungi alam Indonesia dari perusakan adalah dengan menjadikannya sebagai daya tarik wisata, sebab sektor pariwisata merupakan sektor yang kebal terhadap krisis.
 
Wisata goa terutama goa- goa dengan minat khusus, dapat menjadi penghasil PAD bagi daerah dan juga devisa bagi negara, sebab saat ini banyak pula wisatawan mancanegara yang melakukan wisata petualangannya terutama goa ke Indonesia.
 
Tiga point atau tag line ASTAGA yaitu profesional, empowement and sustainable. Dari ketiga tag line itu baru mencakup ruang lingkup pembinaan pemandu, penelitian goa dan lingkungannya dalam aspek wisata goa, konservasi, konsultan, pembinaan badan usaha wisata goa, monitoring kegiatan wisata goa, promosi pariwisata goa, rescue, pusat informasi goa wisata atau wisata goa.
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Nove "Betong" Nobita - Mapasuri Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Kawasan Karst Klapanunggal Jadi Lokasi Kenal Medan Caving TWKM ke XXIX Mapala Se-Indonesia
Mapasuri, Mapala Surya Rimba Purworejo Menemukan Goa-Goa Baru yang belum Terjamah Manusia
Pendakian Antar Propinsi Sumsel dan Bengkulu, 12 Hari Membelah Hutan Hujan Sumatera di Gunung Patah
Menuju Milad ke 21, Mapala Hiawata FT UMP Gelar Screening Documenter Pendakian Gunung Patah
Kaderisasi Anggota Muda Melalui Ekspedisi Citra Bestari, Enam Gua di Kawasan Karst Krui Terpetakan



IP Anda Adalah: 54.80.96.153

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2888071)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47525)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45459)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34709)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34250)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31341)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30909)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30590)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27242)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26407)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24791)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23134)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21317)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia