MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 12 November 2017 - 20:24:56 WIB

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Kategori: Berita Diposting oleh : Eko Fauzan Adima - Dibaca: 253 kali



Jakarta, MapalaPTM.com (12/11) - Dalam kegiatan Forum Group Diskusi Wisata Petualangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata di hotel Ibis Jakarta, pada tanggal 10 November 2017 yang dihadiri oleh 60 perusahaan dan asosiasi petualangan.
 
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Bapak Dadang Rizky Ratman menjelaskan bahwa terdapat 3 poin penting dalam pengembangan pariwisata, yaitu Destinasi (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas), Marketing dan Pelaku Usaha (SDM, Masyarakat dan Industri). Ketiga hal di atas juga harus menjadi perhatian industri wisata petualangan yang sedang berkembang pesat di Indonesia. 
 
“Kalau punya tempat wisata petualangan itu tingkatkan tempatnya, waktu masuk pertama kali parkirnya nyaman dan bayar, disekitar parkirnya ada rumah makan atau restoran, paling tidak itu ada tempat ngopi,” ujar Bapak Dadang Rizky Ratman di tengah paparannya.
 
"Karena kalau ada warung kopi itu kebersihan dapat terjaga, dibandingkan para pengunjung harus membawa bekal makanan sendiri dan bungkus makanannya akan dibuang sembarang tempat yang berakibat lokasi wisatanya menjadi kotor" imbuhnya lagi.
 
Wisata Petualangan adalah jenis pariwisata yang melibatkan eksplorasi atau perjalanan yang mengandung resiko dan membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus.
 
Di dunia, berdasarkan data Global Report on Adventure Tourism (2014), wisata petualangan bernilai $263 Miliar dan merupakan kategori pariwisata yang tumbuh dengan cepat menarik minat wisatawan, mendukung perekonomian lokal, dan mendorong praktek pembangunan berkelanjutan. 
 
“Trend petualangan yang sudah semakin meningkat, untuk itu mari kita layani wisatawan dengan baik!” ujar Bapak Dadang Rizky Ratman.
 
Foto: Para peserta forum group diskusi wisata petualangan bersama kemenpar
 
Ini menjadi momentum bagi para stakeholder pariwisata (pemerintah, industri pariwisata, dan masyarakat) akan pentingnya pembangunan kepariwisataan yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta menurunkan angka kemiskinan masyarakat di sekitar destinasi pariwisata.
 
Kebijakan pembangunan kepariwisataan saat ini mengacu pada portofolio produk pariwisata berdasarkan segmentasi wisatawan, yaitu wisata alam (35%), wisata budaya (60%) dan wisata buatan (5%).
 
Wisata alam ini terbagi menjadi tiga segmen yaitu wisata petualangan (20%), wisata bahari (35%) dan ekowisata (45%). Untuk mendukung target pencapaian 20 juta wisman pada tahun 2019, wisata petualangan diharapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 2 juta wisman. 
 
Namun dalam mewujudkan Percepatan Pengembangan Wisata Petualangan, banyak menghadapi kendala. Salah satu kendala adalah tentang sulitnya mencari guide yang bersertifikasi. Hal ini di karenakan harus ada pelatihan khusus dalam proses sertifikasi.
 
“Mencari guide susah setengah mati, apalagi kalau sudah sertifikasi dengan bahasa, dan lagi harus kita pahami betul karakteristik wisatawan yang harus kita pahami,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Bapak Dadang Rizki Ratman.
 
Foto: Para peserta Forum group Diskusi Wisata Petualangan bersama Kemenpar
 
Di Indonesia, pengembangan wisata petualangan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu wisata nusa (daratan), tirta (perairan) dan dirga (udara). Dari masing-masing kategori telah ditentukan Top 10 Destinasi berdasarkan pertimbangan aksesibilitas, pemandu, operator, amenitas, kapasitas, daya dukung, safety, kedekatan dengan pasar, panorama serta atraksi lain yang mendukung.
 
Dari Top 10 destinasi tersebut, telah ditentukan pula 15 Destinasi Unggulan wisata petualangan, yaitu: 
-Wisata petualangan nusa (gunung): 
(1) Gunung Rinjani Lombok, (2), Gunung Semeru (3) Gunung Kerinci, (4) Gunung Gede Pangrango, (5) Gunung Merapi Merbabu, (6) Gunung Cartenz Papua
  
-Wisata petualangan nusa (gua):
(7) Gua Jomblang DIY, (8) Gua Cipicung Buniayu Sukabumi, dan (9) Gua Salukkan Kallang Maros.
 
-Wisata petualangan tirta (arung jeram): 
(10) Sungai Citarik Sukabumi, (11) Sungai Progo, (12) Sungai Pekalen 
 
-Wisata petualangan dirga (paralayang): 
(13) Gunung Mas Bogor, (14) Gunung Banyak, dan (15) Pulau Samosir, Toba 
 
Strategi ini digunakan sebagai tolak ukur untuk mendukung kontribusi wisata petualangan dalam mewujudkan pencapaian target kunjungan wisman sebagaimana yang sudah ditentukan di atas.  
 
Momen pertemuan antar stakeholder wisata petualangan yang terdiri dari pelaku wisata petualangan, asosiasi wisata petualangan, produsen peralatan wisata petualangan, media berbasis wisata petualangan, konsultan wisata petualangan dan travel blogger wisata petualangan ini, sekaligus juga menjadi jembatan untuk meneguhkan komitmen sebagaimana yang disampaikan deputi dalam sambutannya bahwa perlu segera dibentuk Asosiasi Industri Wisata Petualangan Indonesia atau Indonesia Adventure Travel Trade Association yang nantinya dapat berkontribusi terhadap pengembangan industri wisata petualangan di Indonesia.
 
Harapannya dengan terbentuknya wadah yang menaungi para stakeholder ini, wisata petualangan Indonesia akan semakin berdaya saing dan mendunia. 
 
Salam Wonderful Adventure Indonesia!
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Adima Eko Fauzan - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa
Evrard Wendebaum, Tokoh Penggiat Lingkungan Perancis Berdiskusi di Korpala Unhas
Type-Type Pendaki Gunung yang Mudah Kalian Temukan dalam Setiap Pendakian
Beberapa Menu Makanan Saat Mendaki Gunung Yang Paling dirindukan oleh Para Pendaki
41 Tahun Gemapala WIGWAM FH Unsri mengadakan Musi River Camp Tingkat Nasional (R4)



IP Anda Adalah: 54.156.82.247

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2803545)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46236)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40911)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32885)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30063)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29538)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29091)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28779)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24861)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23666)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22949)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20527)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20076)

Menjelang DIKSAR Ke- XXVII, Mapala MENTARI UM Magelang Laksanakan Pra- DIKSAR

IMAPA UNMUL Lakukan Ekspedisi Mulawarman Ke- 13 Di Tahun 2017

Gunung Agung di Bali Meletus Hingga Ketinggian 700 Meter ke Arah Timur Tenggara

Hari Ini Tepat Sebagai Hari Pohon, Masyarakat Indonesia Berikan Ucapan

MAPASURI Mengadakan Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Milad Muhammadiyah ke- 105 M

Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan

Kerinci, Atap Sumatera Mempesona Berhasil Digapai Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days

Manfaatkan momen Car Free Day, MAPALA UMRI lakukan kegiatan ini

Anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto Buka Jalur Pendakian di Gunung Slamet via Penakir

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP