MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 15 November 2017 - 01:25:39 WIB

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kategori: Event Diposting oleh : Eko Fauzan Adima - Dibaca: 158 kali



Foto: Ronie Ibrahim sebagai pembicara saat press confrence Outfest di Makassar, senin (13/11)
 
Makassar, MapalaPTM.com (15/11) - Pameran peralatan dan perlengkapan aktivitas outdoor atau Indonesia Internasional Outdoor Festival (II-OUTFEST), untuk pertama kalinya akan digelar di Kawasan Indonesia Timur, bertempat di Celebes Convention Center Makassar, mulai 23 sampai 26 November 2017 mendatang.
 
II-OUTFEST sendiri merupakan pameran peralatan dan perlengkapan aktivitas outdoor terbesar di Indonesia. Menurut Ronie lbrahim selaku Outfest Founder, menjelaskan bahwa festival outdoor yang digagasnya ini awalnya bertujuan untuk memberikan ruang dan mempertemukan seluruh pelaku industri outdoor, komunitas dan para stakeholder. 
 
"Kami ingin menyediakan kesempatan bagi seluruh komunitas dan stakeholder di bidang outdoor untuk dapat berbagi ilmu dan pengalaman termasuk mempromosikan produk dan jasa dari industri utdoor, rekreasi, adventure dan travel kepada masyarakat umum," terang Ronie yang juga pengagas terbentuknya Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia.
 
Ronie Ibrahim, mengungkapkan, dipilihnya Sulsel sebagai lokasi pelaksanaan event, dikarenakan kondisi geografis Sulsel yang memiliki bentang alam yang sangat indah.
 
“Sulawesi Selatan punya bentang alam yang sangat indah. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap pengembangan pariwisata di Sulsel, setidaknya telah ada event promosi pariwisata Sulsel yakni Toraja, Celebes Travel Mart, dan Takabonerate Island,” ungkap Ronie.
 
Ruslan Zulkarnaen selaku ketua pelaksana menambahkan, Outfest 2017 Makassar akan menghadirkan 30 brand perlengkapan outdoor, baik brand nasional maupun internasional. Event ini persiapannya sudah 90% dan sudah pasti akan dilaksanakan di tanggal 23-26 November 2017 mendatang.
 
“Event Outfest Makassar lebih mengarah ke edukasi tentang bagaimana dampak lingkungan bagi masyarakat. Dengan sisi edukasi ini, kami menargetkan pengunjung tidak hanya dari kalangan dewasa saja melainkan juga anak-anak. Oleh karena itu, nantinya kami juga akan melibatkan 23 asosiasi untuk memberikan edukasi alam kepada semua pengunjung,” ujar Ruslan.
 
Berbeda dengan sebelumnya yang telah digelar di sejumlah kota di Indonesia, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. II-OUTFEST yang digelar di Sulsel akan mengkolaborasikan outbound activitites dengan promosi budaya dan pariwisata.
 
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, perhelatan Outfest di Makassar yang mengusung tema "To East". Menurut Ruslan Tema yang "To East" merupakan manifestasi dari mimpi-mimpinya, yaitu untuk menjadikan Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang pariwisata dan budaya petualangan di Indonesia Timur.
 
“Tema yang kami angkat merupakan analogi perjalanan OUTFES ke Sulsel sebagai pecinta alam, kami sangat yakin Sulsel ke depan akan menjadi destinasi petualang utama di Kawasan Indonesia Timur,” ungkap Ruslan saat konferensi pers di Kampung Popza, Jalan Ujung Pandang, Senin (13/11/2017).
 
Sebagai penggiat alam bebas, lanjut Ruslan yang akrab disapa Cullang, dirinya sangat yakin Sulawesi Selatan ke depan akan menjadi destinasi petualangan pilihan utama di kawasan timur Indonesia. 
 
"Alasannya jelas, sumber daya alamnya berlimpah, sumber daya manusianya ada, tinggal bagaimana mengkolaborasikan semua pihak terkait untuk bersatu-padu mewujudkan Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang pariwisata dan budaya petualangan di Indonesia Timur," ujar Ruslan.
 
Lebih lanjut Ronie memastikan selain pameran dan penjualan aneka perlengkapan outdoor, pihaknya akan menggelar workshop, talkshow, foodcamp, dan sejumlah pertunjukan seni budaya dan kuliner.
 
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulsel, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Musaffar Syah mengaku sangat mendukung event tersebut dan menjadi langkah untuk pengembangan kepariwisataan dan kebudayaan di Sulsel.
 
“Sangat mendukung kegiatan ini, walaupun dukungan kami ini sangat terbatas, tapi kami akan membantu mengawal kegiatan ini. Ini langkah yang baik untuk pengembangan kepariwisataan di Sulsel,” kata Musaffar.
 
Pada event ini panitia pelaksana menargetkan sebanyak 20 ribu sampai 25 ribu pengunjung akan memadati event tersebut.
 
"Kami ingin menyediakan kesempatan bagi seluruh pecinta alam untuk dapat berbagi ilmu dan pengalaman. Termasuk mempromosikan produk dan jasa dari industri outdoor, rekreasi, adventure dan travel kepada masyarakat umum," ujar Ruslan pada press conference outfest di Kampung Popsa, Senin (13/11/2017).
 
Ronie memastikan, pegelaran outfest selain menyajikan pameran dan penjualan perlengkapan outdoor juga digelar workshop, talkshow, foodcamp, outdoorland serta pameran destinasi wisata. Ada juga pameran usaha kecil menengah, pertunjukan seni budaya dan kuliner khas daerah. 
 
"Sepuluh tahun terakhir, menjelajahi daerah pariwisata menjadi sebuah rutinitas yang digandrungi bukan hanya di Indonesia. Tapi juga di seluruh dunia yang trendnya mengalami peningkatan luar biasa," ujarnya.
 
"Pemerintah dan swasta harus turun bersama untuk membuat semua ini bermanfaat. Kemajuan dan peran pemerintah untuk membuat kawasan wisata membumi inilah yang sedang berusaha kita bawa ke Makassar. Kawasan wisata kalau di handel orang yang profesional maka akan nyaman dan berkualitas," terangnya.
 
Target kementrian pariwisata untuk 275 juta perjalanan wisata nusantara setiap tahunnya, diharapkan Sulsel dapat menyumbang banyak pada angka perjalanan tersebut. 
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulsel, Musaffar Syah menganggap, dipilihnya Sulsel sebagai lokasi event tersebut sebagai pilihan yang tepat. Yang mana daerah ini memiliki kekayaan alam yang penuh tantangan dan terbentang dari utara ke selatan.
 
"Kami dinas terkait sangat mendukung kegiatan ini walau pun bentuknya masih sangat terbatas. Karena teman dari penggiat alam datang di waktu yang tidak tepat. Bentuk penganggaran kinerja yang telah direncanakan untuk tahun ini telah diteken tahun lalu dan tidak dapat dirubah kemana saja," jelas Musaffar Syah.
 
Disbudpar Sulsel diakui mendukung melalui sosialisasi dengan bentuk mengikutkan beberapa poster khusus promosi event pariwisata Sulsel tersebut. Selain itu juga memberi rekomendasi kepada panitia untuk pelaksanaan di Kota Makassar. Kadisbudpar Sulsel, Musaffar Syah mengungkapkan, pemerintah provinsi Sulsel dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sangat mendukung penyelenggaran Outfest 2017 di Kota Makassar. Sebagai bentuk dukungan, Disbudpar Sulsel memberikan rekomendasi kepada panitia penyelenggara untuk melaksanakan kegiatan ini.
 
“Pegiat alam bebas tidak salah memilih kota Makassar sebagai tempat penyelenggaraan Outfest 2017. Pemkot Makassar saat ini sedang berupaya meningkatkan infrastruktur pariwisata seperti memperluas bandara 2 kali lipat termasuk pelabuhan. Apalagi sektor pariwisata merupakan sektor unggulan kedua yang mendatangkan devisa terbesar secara nasional,” ujar Musaffar Syah.
 
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Numang, menyambut baik kegiatan ini, la pun memastikan akan mendukung penuh acara yang akan berlangsung selama empat hari itu.
 
"Kami siap memberikan dukungan demi suksesnya kegiatan yang bernilai positif itu," kata Agus saat menerima kunjungan panitia pelaksana Outfest di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
 
Agus berharap, dengan hadirnya Outfest di Makassar, destinasi wisata Sulsel bisa semakin dikenal oleh masyarakat di luar Sulsel.
 
"Pemprov getol mempromosikan destinasi wisata di Sulsel, kita harapkan kegiatan itu juga akan memberi kontribusi positif untuk Sulsel ke depannya kaususnya dibidang pariwisata," harap Agus.
 
Sementara itu, Pendiri Outfest, Ronie Ibrahim menjelaskan, panitia penyelenggara menargetkan pengunjung Outfest Makassar nantinya yakni sekitar 20-25 ribu orang selama 4 hari pelaksanaan. Target tsb tidak terlepas dari pertimbangan pihak Outfest yang sudah 2 kali menyelenggarakan event serupa di Jakarta pada bulan Maret hingga April lalu, dimana pengunjungnya tidak kurang dari 50 ribu orang.
 
“Jadi insya Allah dengan pertimbangan kami melaksanakan event ini di Jakarta, angka 25 ribu dapat terwujud untuk Kota Makassar. Kami juga menargetkan transaksi ekonomi dari pengunjung di Outfest Makassar nantinya berada dikisaran 4-10 Miliar Rupiah,” ujar Ronie Ibrahim.
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Adima Eko Fauzan - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia
Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering
Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa
Gladian Nasional Siap Kembali digelar Tahun 2019 di Pagaralam, Sumsel
Lomba Lintas Wisata Alam Nasional Terbuka Untuk Warga Negara Asing Kategori Perorangan



IP Anda Adalah: 54.156.82.247

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2803545)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46236)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40911)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32885)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30063)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29538)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29091)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28779)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24861)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23666)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22949)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20527)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20076)

Menjelang DIKSAR Ke- XXVII, Mapala MENTARI UM Magelang Laksanakan Pra- DIKSAR

IMAPA UNMUL Lakukan Ekspedisi Mulawarman Ke- 13 Di Tahun 2017

Gunung Agung di Bali Meletus Hingga Ketinggian 700 Meter ke Arah Timur Tenggara

Hari Ini Tepat Sebagai Hari Pohon, Masyarakat Indonesia Berikan Ucapan

MAPASURI Mengadakan Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Milad Muhammadiyah ke- 105 M

Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan

Kerinci, Atap Sumatera Mempesona Berhasil Digapai Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days

Manfaatkan momen Car Free Day, MAPALA UMRI lakukan kegiatan ini

Anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto Buka Jalur Pendakian di Gunung Slamet via Penakir

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP