MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 11 Januari 2018 - 10:51:47 WIB

Tersesat, Pendaki Nekat Gunung Agung Dapat Bisikan Religius

Kategori: Berita Diposting oleh : Nobitan - Dibaca: 507 kali



Bali, MapalaPTM.com (11/1) - Ternyata masih saja ada orang yang nekat mendaki Gunung Agung dalam kondisi status awas. Kali ini ada 6 orang pendaki diamankan tim Pasebaya ‘Gumi Lahar’ Karangasem.
 
Keenam pendaki ini mengaku dapat pawisik alias bisikan religius untuk mendaki. Sayangnya pawisik yang diterimanya justru membuat mereka tersesat saat melakukan pendakian di gunung berketinggian 3142 meter DPL ini.
 
“Mereka tidak berhasil sampai puncak. Tetapi tersesat saat di tengah pendakian, semuanya selamat saat kita evakuasi,” jelas relawan Pasebaya Agung, Rabu (10/1).
 
Keenam pendaki masing-masing I Made Suarjaya (41) asal Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabran (48) warga asal Desa Cempaga, Bangli, Tomi Azdi Marta (21) dan Sunarmi (43) perempuan, asal Desa Cukuroondang, Kecamatan Grati, Pasuruan, Jawa Timur, I Kadek Agus Setiawan (33) warga beralamat di Jalan Mertayasa, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, dan I Made Suarta alias Kanjeng Prabu Wiranegara alias Morgan (55) asal Banjar Legian Tengah, Kuta Utara.
 
Dari keterangan yang dilangsir dari SeputarNKRI.com, mereka berangkat naik melalui jalur lewat Pura Pasar Agung Besakih. Untuk mengelabui warga dan petugas mereka mengenakan pakaian adat dan membawa canang atau sesaji dengan alasan mau melakukan persembahyangan di Pura Pasar Agung.
 
Lantas mereka melepaskan pakaian adat dan menaruhnya di dalam mobil untuk kemudian berjalan kaki naik ke puncak sekitar pukul 22.00 Wita.
 
Keberadaan mereka diketahui Pasebaya Agung Karangasem setelah melihat mobil terparkir di areal Pura Pasar Agung. Setelah dicek di dalam mobil ada sejumlah pakaian adat dan sarana persembahyangan.
 
“Kami sampai tidak tidur semalaman untuk mengawasi keenam pendaki tersebut. Kami pantau dari cahaya senter yang bergerak naik ke arah puncak,” ucap Ketua Pasebaya Agung, I Gede Pawana.
 
Dari pengamatan pergerakan cahaya senter termasuk jumlah senter yang menyala, pihaknya memperkirakan jika empat dari mereka tidak sampai di Puncak lantaran ada empat cahaya senter terpantau kembali bergerak turun setelah sampai di bagian atas areal vegetasi.
 
Sementara dua cahaya senter lainnya yang menandakan ada dua pendaki terpantau terus bergerak naik menuju ke puncak kendati menjelang tengah malam kedua cahaya senter itu kembali bergerak turun sebelum kemudian tidak terpantau lagi.

“Kita bersama para relawan memantau pergerakan keenam pendaki itu sampai subuh. Dan dari awal sebenarnya kami sudah menduga jika mereka tersesat. Sebab dari cahaya senter yang kami pantau terus bolak balik di sekitar satu titik saja,” sebut Gede Pawana.
 
Begitu matahari terbit, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil Selat sebelum kemudian berangkat bersama untuk mengevakuasi keenam pendaki tersebut.

“Kami terjunkan tiga tim, keenam pendaki tersebut kita temukan di sisi barat diatas Pura Pasar Agung di ketinggian 2300 MDPL,” beber Pawana yang juga Perbekel Duda Timur ini.
 
Ketika ditemukan keenam pendaki itu tampak kelelahan akibat kedinginan dan kehabisan logistik. Nampak pula seorang bernama Morgan terlihat lemas dan nyaris pingsan.
 
“Medan sangat sulit karena mereka melalui bukan jalur pendakian. Syukurlah keenam pendaki itu bisa kita evakuasi ke parkiran Pura Pasar Agung dengan selamat,” tandasnya.
 
Di hadapan petugas mereka mengaku karena ajakan dari Kanjeng Parabu Wiranegara yang dikenal dengan nama Morgan di Legian dan mengaku penekun salah satu aliran siritual.
 
Dengan berdalih mendapat pawisik ia mengajak kelima pengikutnya untuk mendaki ke Gunung Agung.
 
“Saya enggak ngerti pak, saya tidak ingin naik tapi saya dipaksa oleh Kanjeng Parabu. Saya tidak kenal dengan dia saya ikut kesini karena anak saya sopir yang nganter,” ungkap Sunarmi yang mengaku bekerja sebagai tukang pijat.
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook.
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com.
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 





Berita Terkait


Hari Sejuta Pohon, Penanaman Pohon Perlu Refleksi dan Evaluasi
Pendaki Nekat Gunung Agung Bali, Hingga Kini Belum Kunjung Turun
Gunung Agung, Terpantau Dua Cahaya Pendaki Nekat Menuju Puncak
GEMAPALA BBC Cirebon Gelar Musyawarah Adat (MUSDAT) 2018
Gunung Kinabalu, Pendaki Meninggal Dunia Setelah Turun Dari Puncak



IP Anda Adalah: 54.198.78.121

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2853061)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47039)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43962)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33732)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32003)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30865)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30188)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30182)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25654)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25543)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24361)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22094)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20825)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest