MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 02 Mei 2018 - 08:30:20 WIB

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Kategori: Internasional Diposting oleh : Kartika - Dibaca: 315 kali



Jenewa, MapalaPTM.com (2/5) – Cuaca buruk yang memaksa sekelompok pendaki untuk bermalam di tempat terbuka di Alpen Swiss telah membuat empat orang tewas dan orang kelima kritis, kata polisi lokal dari Wilayah Valais, Swiss Selatan, Senin (30/4).
 
Menurut pernyataan polisi, 14 pendaki yang terjebak cuaca buruk dipaksa bermalam di tempat terbuka pada malam 29 April di daerah Pigne d’Arola di Alpen Swiss.
 
Polisi mengatakan mereka menerima permintaan bantuan melalui telepon pada Senin, saat upaya pertolongan darurat dilakukan, demikian laporan BBC pada Selasa pagi. Tujuh helikopter yang membawa dokter dan penjaga pantai dikirim ke lokasi.
 
Petugas pertolongan menemukan 14 orang, termasuk beberapa orang menderita hipotermia. Di antara pendaki yang tewas adalah orang yang telah meninggal karena ia diduga jatuh.
 
Orang yang diselamatkan dibawa dengan menggunakan helikopter ke berbagai rumah sakit di Valais, kata polisi di dalam pernyataannya.
 
Menurut polisi, meskipun lima orang masih berada dalam kondisi serius, pendaki lain mengalami hipotermia sedang dan nyawa mereka tidak terancam.
 
Penyelidikan awal polisi memperlihatkan bahwa akibat cuaca buruk yang tak diperkirakan, para pendaki –warga negara Italia, Prancis dan Jerman– dipaksa berhenti dan bermalam pada ketinggian 3.270 meter di atas permukaan laut.
 
Tujuh pemain ski, dua pendaki dan seorang pemandu meninggal dalam lima insiden terpisah setelah cuaca buruk menyapu kawasan Alpen pada hari Minggu.
 
Lima korban ski, dari Perancis, Italia dan Jerman, termasuk di antara sekelompok 14 yang gagal mencapai pondok tempat peristirahatan di gunung tersebut.
 
Polisi mengkonfirmasi dua pemain ski Prancis tewas dalam insiden terpisah di Pegunungan Alpen Prancis.
 
Alarm telah dibunyikan untuk pencarian dua pendaki, tetapi cuaca menunda misi menemukan para pendaki yang telah hilang pada hari Minggu.
 
Polisi memberitahukan bahwa umur mereka sekira 21 dan 22 tahun, laporan kantor berita AFP. Para korban pendakian - diyakini berasal dari Swiss - ditemukan di kanton Bern dari Pegunungan Alpen Swiss.
 
Media Italia juga melaporkan kematian seorang pemandu pendaki gunung Italia, Mario Castiglioni, yang memimpin perjalanan ekspedisi pendakian gunung.
 
Seorang pendaki asal Rusia juga hilang dan diduga telah meninggal akibat terjebak cuaca buruk, di Pegunungan Alpen Pennine.
 
Pegunungan Alpen Swiss dilanda badai angin besar dan turunnya suhu setelah periode cuaca hangat musimnya.
 
Ke 14 pemain ski itu berangkat dari perhentian Dix di sepanjang rute yang dikenal sebagai Serpentine, yang bertujuan untuk tiba di Vignettes - lebih dari 3.000 m (9.850 kaki) di atas permukaan laut - kemudian malam itu.
 
Insiden itu mengikuti kematian bulan lalu dari tiga pemain ski lintas negara Spanyol yang ditelan longsoran salju di daerah Fiescheralp di Pegunungan Alpen Swiss.
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani
Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest
Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru
7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek
Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest



IP Anda Adalah: 54.224.255.17

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2870074)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47229)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44573)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33937)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32864)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31035)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30426)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30348)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26231)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25970)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24530)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22543)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21009)

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia