MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 05 Juni 2018 - 19:59:21 WIB

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

Kategori: Event Diposting oleh : Ahmad Dede - Dibaca: 794 kali



Bandung, MapalaPTM.com (5/6) - Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang diberlakukan sejak tahun 2015, Pecinta Alam Bandung Raya menggelar Talkshow Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam yang akan dilanjutkan dengan Buka Bersama pada tanggal 06 Juni 2018 di HIMPALA - Institut Teknologi Nasional Bandung.

Dewasa ini, Organisasi Pecinta Alam bukanlah lagi menjadi minoritas bagi masyarakat Indonesia. Anggotanya yang beragam, mulai dari siswa, mahasiswa, maupun umum yang tidak terikat pada lembaga-pun, sudah banyak dijumpai dalam masyarakat. Hal tersebut tentulah menjadi suatu tolak ukur bahwa Indonesia seharusnya mempunyai sumberdaya yang berkualitas, dalam hal memperkenalkan budaya dan kearifan lokalnya dalam menjaga dan melestarikan alam. Terlebih lagi Organisasi Pecinta Alam tersebar luas dari Provinsi paling barat hingga paling timur di Indonesia, sehingga dapat mewakili masing-masing suku dan budaya setempat.

Namun, sangat disayangkan jika anggota Organisasi Pecinta Alam ini hanya bergerak untuk pengembangan organisasinya saja. Seperti yang diketahui bahwa MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), sudah berlaku dari tahun 2015. MEA ini adalah sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antarnegara-negara ASEAN.

Salah satu dampak dari MEA adalah masuknya tenaga kerja asing dalam Indonesia. Hal ini yang dapat menjadikan bahwa masyarakat Indonesia menjadi tamu di Negara sendiri.

Seiring berkembangnya kebutuhan, pemerintah membuat aturan-aturan profesi yang diadopsi kompetensinya dari Negara-negara maju. Profesi-profesi tersebut terkait dengan aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dalam pelaksanaan tugas tertentu, sehingga ditetapkanlah SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) untuk beberapa profesi terkait permintaan industri di bidangnya.  Daftar kompetensi dan sertifikasi itulah yang membawa masyarakat Indonesia bisa bersaing secara penuh dengan tenaga asing.

Terdapat beberapa kompetensi yang dibutuhkan, yang terkait di bidang pecinta alam diantaranya Pemandu Wisata Alam, Pekerja Industri (Rope Access), serta Rescue. Bidang-bidang kompetensilah yang sebaiknya dikuasai oleh anggota Organisasi Pecinta Alam, sebagaimana Organisasi dengan jumlah yang cukup banyak di Indonesia. Sehingga anggota Organisasi Pecinta Alam, yang menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, tidak menjadi tamu di negeri sendiri.

Selain itu juga, hal tersebut menjadi upaya dalam mengabdi pada Bangsa dan Negara untuk berkarya dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik.

Melihat hal tersebut FK-KBPA-BR membuka ruang pengetahuan bagi para organisasi yang tergabung dalam forum ini untuk mendalami tentang sertifikasi dan kompetensi dalam bidang pecinta alam. Dikemas melalui kegiatan Buka Bersama Dan Talkshow Kompetensi Dan Sertifikasi Dalam Bidang Pecinta Alam yang akan diselenggarakan hari Rabu (05/06/2018) di Itenas. Kegiatan ini akan menghadirkan Sofyan Arif Fesa sebagai Indonesia Seven Sumitters yang juga sebagai salah satu Director di Indonesian Expedition dan Tedi Ixdiana yang merupakan pendiri Vertical Rescue Indonesia.

Dalam Kegiatanbuka bersama dan talkshowini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pemahaman bahwa pecinta alam bukan hanya sekedar mengenai petualangan dan penjelajahan namun lebih dari itu pecinta alam memiliki kontribusi dalam pembangunan negeri. Sehingga kebutuhan tenaga-tenaga yang tersertifikasi khususnya di beberapa kompetensi yang terkait di kepecintaalaman dapat diisi oleh pelaku yang memang sering berkecimpung dalam kompetensi tersebut. Yang dalam hal ini adalah pecinta alam itu.

Pada kegiatan ini dihadirkan beberapa narasumber yang akan berbagi cerita dan pengalaman terkait dengan sertifikasi dan kompetensi yang dimaksud. Harapannya adalah kita dapat memahami seberapa penting dan manfaatnya memiliki kompetensi serta sertifikasi khususnya yang berkenaan dengan pecinta alam berikut peluangnya.

Karena pada dasarnya sertifikasi dan kompetensi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kompetensi tidak bermakna khusus dan penting jika tidak memiliki sertifikasi, begitupun sebaliknya.

 

 

Kontributor :
- Osiani - Gandawesi KPALH FPTK UPI (Badan Diklat FK-KBPA-BR)
- Archam - Mapaligi UNIKOM (Humas FK-KBPA-BR)
- Ifa - Baedau Petala SMAN 12 Bandung (Ketua Pelaksana)
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
 
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018
GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.
Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal
Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia
Predator Sebagai Penunjang Ekosistem



IP Anda Adalah: 54.161.77.30

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2892321)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47587)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45707)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (35039)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34306)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31421)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (31014)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30631)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27389)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26517)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24852)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23221)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21385)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia