MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 26 Januari 2016 - 01:05:33 WIB

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016

Kategori: Alam Indonesia Diposting oleh : Sofyan Hakim - Dibaca: 22949 kali



Jakarta, MapalaPTM.Com (26/1) - Pada hari Kamis 15 Januari 2016 baru beberapa minggu yang lalu,  bersama 9 orang teman Selatan yaitu Serigala Hutan pecinta alam dari Universitas UIN Bandung melakukan pendakian Gunung Sindoro dan Sumbing yang terletak di Jawa Tengah.

Sekedar informasi untuk kalian yang ingin menikmati suasana Gunung Sindoro dan Sumbing bisa menaiki Bus Sinar Jaya
dari Terminal Rawa Mangun yang berangkat sekitar pukul 3-5 sore setiap harinya, perjalanan yang ditempuh sekitar 10 jam dari Terminal Rawamangun sampai di Terminal Wonosobo dengan biaya Rp 85.000/orang, dari Terminal Wonosobo kalian bisa menaiki minibus sekitar 30 menit menuju Basecamp Kledung kaki Gunung Sindoro dengan biaya Rp 12.000/orang, biaya masuk untuk simaksi nya Rp 12.000/orang.
 
Pendakian kami mulai sekitar pukul 07.00 WIB pagi pada hari jumat tanggal 16 Januari 2016 dari jalur Kledung,
untuk bisa menaiki Gunung Sindoro dari Basecamp ke Pos 1 perjalanan kaki bisa di tempuh sekitar 1 jam dan kalian bisa menyewa jasa ojek penduduk setempat dengan tarif Rp. 15.000/orang (bisa di tawar loh..hehee..) jika menaiki ojek di tempuh hanya dalam 10 menit jadi kalian bisa memilih menggunakan ojek atau tidak, kebetulan kami ingin melakukan pemanasan jadi kami berjalan sendiri sambil sesekali bercengkrama dan mengambil gambar dengan penduduk setempat, mayoritas penduduk di kaki Gunung Sindoro pada umumnya layaknya kaki gunung tropis di Indonesia adalah bercocok tanam, hasil bumi yang di panen berupa Kol, Bayam, Tembakau, Cengkeh, Menyan dll. 
 
Keramah-tamahan penduduk melengkapi kesejukan perjalanan kami dimana hampir semua Penduduk mengkonsumsi rokok TINGWE yaitu sering di singkat dari kata rokok linTING deWE yang mana campuran tembakau dengan bumbu cengkeh dan kemenyan merupakan hasil bumi asli sindoro, saya pun sempat mencicipi dan bertukar tembakau yang saya bawa dari Jakarta,
aroma yang khas dari rokok tingwe masih terasa hingga kini di hidung saya, maklum kemenyan yang digunakan sangat menyengat dan wangi sekali, hehee.. sesampainya di Pos 1 perjalanan menuju Pos 2 masih di tempuh dengan jalur yang landai, sesampainya dari Pos 2 menuju Pos 3 baru lah terasa trek yang menantang seolah tak di kasih bonus trek landai sama sekali, 
waktu tempuh sampai ke Pos 3 dimana para pendaki biasa mendirikan tenda sekitar pukul 3 sore.
 
Pemandangan dari tempat ngecamp sungguh luar biasa, viewnya langsung menuju puncak Gunung Sumbing dimana jika cuaca sedang bagus puncak Gunung Merbabu dan Gunung Merapi bisa terlihat, bahkan beberapa gunung lain seperti Gunung Ungaran di Semarang pun nampak jelas terlihat melengkapi Golden Sunrise kali ini.
 
Untuk kalian yang ingin menikmati pendakian Gunung Sindoro harus menyediakan stok air yang banyak sebab di gunung ini tidak ada sumber air, meskipun begitu kalian bisa membeli air dari Mbah Kuat, Mbah Kuat merupakan penjaga tenda di tempat ngecamp Gunung Sindoro yang sudah dikenal oleh para pendaki karena Mbah Kuat bisa tinggal berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa turun ke kaki gunung, saya pun sempat bingung darimana makanan yang di konsumsi oleh mbah kuat, ternyata istri mbah kuat tiap hari naik gunung ini untuk membawakan bekal dan air untuk di konsumsi oleh Mbah Kuat dan untuk di berikan kepada para pendaki, 
"iya mas, Istri Mbah setiap hari bawakan makanan kesini, jadi makanan yang kalian kasih untuk stok kalian saja, Mbah sudah makan" ujar Mbah Kuat disaat berbincang dengan para pendaki.
 
Kebayangkan gimana kalau tiap hari kalian naik turun gunung ini, pasti strong sekali itu Istri nya Mbah Kuat, namanya juga Mbah Kuat, Suami nya aja kuat apalagi Istri nya, heeee.. ternyata tak hanya naik, sepulangnya membawakan bekal, Istri Mbah Kuat turun gunung pun membawa kayu bakar untuk digunakan memasak makanan di rumahnya. dengan hanya tertutupi plastik trash bag transparan dan di topang oleh frame dari kayu Mbah Kuat mendirikan tenda untuk dia tidur yang ala kadarnya, tugas Mbah Kuat di atas itu jagain tenda para pendaki kalau para pendaki ingin naik ke atas puncak jadi tidak usah bawa tas keril yang berat lagi, cukup di titipkan sama dia, soalnya perjalanan dari tempat ngecamp ke puncak harus dilalui oleh medan yang lebih berat melebihi jalur dari pos 2 ke pos 3,
bebatuan yang terjal menjadi sajian dalam menaklukan medan perjalanan menuju puncak Gunung Sindoro.
 
Gunung Sindoro yang mempunyai ketinggian 3.136 mdpl ini mempunyai beberapa nama yang dikenal oleh masyarakat setempat yaitu Sindoro, Sundoro atau Sendoro. Merupakan termasuk dalam jajaran gunung berapi di jawa tengah dan berbentuk kerucut tipe strato, mempunyai saudara kembar di seberangnya yaitu Gunung Sumbing, sering di sebut Triple S oleh para pendaki, yaitu Sindoro, Sumbing dan Gunung Slamet karena letaknya yang berdekatan. berdiri di batas Kabupaten Temanggung dan Wonosobo. diantara keduanya dipisahkan oleh pelana Kledung (1.450 mdpl) yang melintang jalan raya, penghubung Kota Wonosobo dan Kota Magelang.
 
Gunung Sindoro berada pada titik koordinat geografi 7.18 LS dan 109 59.5 BT memiliki area Kawasan Hutan yang dikelola oleh PERHUTANI WONOSOBO (772 mdpl) dan Kota Temanggung berada di puncaknya, di bagian puncak datar seluas 400 x 300 m terdapat kawah kembar besar berukuran 210 x 150 m, sedangkan dataran Segoro Wedi, Banjaran di bagian barat dan utara merupakan sisa dari kawah utama dan sekunder, untuk pendakian Gunung Sindoro terdapat dua jalur yang biasa dilewati oleh para pendaki namun umumnya para pendaki lebih memilih jalur Kledung dari pada jalur Desa Sigedang karena akses nya yang lebih mudah dan jalur pendakian yang relatif lebih bersahabat.
 
Pesan :
Bagi kalian yang ingin mendaki Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing sebaiknya membawa stok air yang cukup mengingat jalur pendakian yang tanpa mata air, jadi jangan sampai kalian meneteskan air mata karena kehabisan air, tapi jangan khawatir karena Mbah Kuat menyediakan stok air.
 
Poin Kedua kalian harus berhati-hati saat beristirahat dan mendirikan tenda karena keganasan babi hutan disini terkenal gegares atau trengginas kalau mencium bau masakan, kalau tak hati-hati tenda kalian bisa jadi korban sebab sehari sebelumnya tepatnya saat kami naik bertemu dengan pendaki yang sudah ingin turun dan mengeluh karena tenda mereka di rusak oleh babi hutan yang kelaparan, kesalahan juga sering terjadi karena tenda yang di bangun berjauhan dari tenda para pendaki yang lain dan jauh dari tenda Mbah Kuat, jadi kalau mau mendirikan tenda hendaknya jangan jauh-jauh dari tenda yang lain, kita kumpul lah bareng lebih hangat dan lebih dekat dan saling menjaga, kebetulan saya bertemu dengan rombongan Selatan yaitu Rombongan Serigala Hutan yang lebih ganas dari babi hutan, saat saya dan teman saya tidur karena kelelahan mereka berjaga dan turut membantu Mbah Kuat mengusir babi hutan, jadi lucu dengernya ada yang menggonggong seolah anjing gukguk gukguk menakuti babi-babi tersebut.
 
Poin Ketiga mungkin setidaknya kita menghargai pengorbanan jasa Mbah Kuat yang dengan rela meluangkan waktunya untuk menjaga tenda kita saat malam dan saat kita mendaki puncak dengan sedikit menyisihkan donasi kepada Mbah Kuat.
 
Dan poin yang terakhir tentunya syarat wajib bagi para pendaki yaitu bawa kembali sampah yang kalian bawa dan konsumsi kembali ke tempat sampah yang telah di sediakan oleh Basecamp kaki Gunung Sindoro.
 
Kesan :
Kesan kami saat pendakian kali ini sangat menyenangkan selain keindahan alam wilayah Gunung Kembar ini juga keramah-tamahan Penduduk yang begitu melekat menjadikan perjalanan mendaki Gunung Sindoro-Sumbing kali ini lebih berkesan. Jadi bagi kalian yang ingin mendaki Gunung Sindoro dan Sumbing di jamin ga nyesel deh.
Sekian pengalaman yang Saya bagikan kali ini semoga bermanfaat bagi para Pecinta Alam di Indonesia dan dunia untuk lebih mengenal Indahnya Alam Indonesia.
 
Salam Lestari.





Berita Terkait


Tips Mendaki Gunung Bukan Penghambat Tetap Cantik Dan Sehat
Badai Salju Terjang Perjalanan Tim Putri Indonesia Di Gunung Aconcagua
Belajar Tali Temali Bersama Mapala Stacia UMJ
Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi
Saatnya Pendakian Tim Putri Indonesia Ke Puncak Aconcagua Dimulai



IP Anda Adalah: 54.156.82.247

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2803545)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46235)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40911)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32885)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30063)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29538)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29091)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28779)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24861)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23665)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22949)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20527)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20076)

Menjelang DIKSAR Ke- XXVII, Mapala MENTARI UM Magelang Laksanakan Pra- DIKSAR

IMAPA UNMUL Lakukan Ekspedisi Mulawarman Ke- 13 Di Tahun 2017

Gunung Agung di Bali Meletus Hingga Ketinggian 700 Meter ke Arah Timur Tenggara

Hari Ini Tepat Sebagai Hari Pohon, Masyarakat Indonesia Berikan Ucapan

MAPASURI Mengadakan Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Milad Muhammadiyah ke- 105 M

Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan

Kerinci, Atap Sumatera Mempesona Berhasil Digapai Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days

Manfaatkan momen Car Free Day, MAPALA UMRI lakukan kegiatan ini

Anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto Buka Jalur Pendakian di Gunung Slamet via Penakir

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP